banner 728x250
Daerah  

Ikatan keluarga perantau Minang ( IKPMB ) kampung Melayu kota Bengkulu

Ikatan Keluarga Perantau Minang khusus nya di kampung Melayu kota Bengkulu memperingati hari ulang tahun yang ke 2 bersama Bundo kandung beserta tokoh-tokoh perantau Minang.

 

Ikatan Keluarga Perantau Minang ( IKPMB ) Yang dipimpin oleh Dedi Sikumbang.

Peringatan Hari Ulang Tahun ke 2 ini masih berpegang teguh dengan apa yang telah diwariskan oleh pepatah Minang Adat bersandi sarak, sarak bersandi kitabullah yang diiringi dengan gulai Paku Jo asam balimbiang.

tempuruang lengang lengokan anak dipangku ponakan dibimbiang.

Utang kampung dipatenggangkan kato guru kato Batuah kato urang tuo kato nanbana.

Kato mamak kaponakan kato kamanurun ungkap Dedi Sikumbang.

 

Istilah ini mengandung makna Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, dapat kita pahami secara sederhana maknanya adalah bahwa adat Minangkabau bersendikan atau berdasarkan agama islam dan agama islam itu sendiri dasarnya adalah Al-Qur’an (kitabullah)

 

Begitu juga dengan tata cara berkomunikasi dengan seseorang yang posisinya di bawah kita atau lebih muda usianya dari kita. Kata manurun ini kadang disalah artikan sebagian orang. Kata manurun bukan berarti membuang air ke lereng (bukan berarti kita bisa bicara semena-mena). Ketika kita berbicara dengan yang lebih muda tetaplah harus juga pandai menghargai dan tidak semena mena. Tidak merasa paling tahu atau paling benar.

 

Acara diadakan di kampung Melayu kota Bengkulu,hari…28 Agustus 2023.dengan harapan ikatan keluarga perantau Minang lebih kuat untuk kedepan nya ungkap Hendri Pessel.

Tinggalkan Balasan