BENGKULU UTARA- infoombb.com – desa balam kecamatan air Padang kabupaten Bengkulu Utara, desa balam salah satu desa yang mendapatkan dana tambahan dari kementerian keuangan, sebesar 128 juta yang mana dana tersebut untuk penanganan bencana alam dan non alam, salah satu nya untuk penanganan dampak El Nino-

“Hasil pantauan awak media InfoOMBB, tinta rakyat, dan media Bhayangkara, 27/11/2023, beberapa hari yang lalu di desa balam, yang mana pemdes desa balam dana bantuan tersebut, digunakan untuk membeli alat-alat PKK, piring, tenda, seng, dan barang pecah belah lainnya, jika di lihat dari dana tambahan ya itu sebesar 128 juta, diduga barang tersebut tidak sesuai dengan apa yang terlihat di gudang yang bertempat di rumah pak kades itu sediri,

“Di sisi lain saat awak media meliput di desa balam tepat nya di balai desa, yang sedang aada acara, mempertanyakan terkait dana tambahan kepada ketua BPD Rudini Setiawan, beliau terkejut kalau ada dana tambahan, saya tidak tahu pak ada dana tambahan, berapa nilainya saya tidak tahu, di belikan barang apa saya tidak juga tahu, sebab saya tidak ikut dalam rapat, ungkapnya kepada awak media.
Saat di konfirmasi lewat WhatsApp kades desa balam, beliau menyampaikan, BPD hadir bg masyarakat hadir, prangkat hadir, ungkap kepala desa melalui pesan WhatsApp.

“Tidak sampai di situ awak media meminta keterangan kepada sekertaris desa, beliau membenarkan ada nya Dana tambahan, dan kami belanjakan alat-alat PKK, dan memperlihatkan barang-barang tersebut kepda awak media, ini la barang yang kami beli pak hasil kesepakatan desa, rapat tersebut dihadiri pemdes BPD dan masyarakat desa balam, ujarnya. Sangatlah berbeda apa yang di katakan oleh ketua BPD, bahwasanya beliau tidak di undang dan tidak tahu ada nya Dana tambahan tersebut.

“Terkait adanya dana tambahan, dan pembangunan jamban di lokasi wisata tersebut, kepala inspektorat kabupaten Bengkulu Utara nopri Silaban, SE. beliau menyampaikan, kita masih menunggu pengaduan masyarakat atau laporan secara tertulis, sepertiĀ yang suda masuk laporan dari masyarakat,
“ada beberapa desa yang akan kita audit, yang tidak bisa saya sebutkan desa mana saja, dan kami masih menunggu pengaduan masyarakat, bila mana ada kegiatan desa, yang terindikasi merugikan keuangan negara, maka kita akan turunkan tim ke lapangan, dan kami siap melayani pengaduan masyarakat kabupaten Bengkulu Utara, tutup nya.
Red-uj







