BENGKULU UTARA- infoombb.com – progaram ketahanan pangan di pedesaan dengan tujuan untuk meningkatkan sumber pendapatan tambahan, bagi masyarakat khususnya di bidang pertanian perikanan DLL-
“Tapi sayang nya progaram ketahanan pangan tersebut, sebagian tidak berjalan dengan baik sehingga, menjadi sorotan publik, pasalnya banyak program tersebut yang tidak di rencanakan dengan baik, sehingga berakibat gagal panen dan tidak bisa di rasakan manfaat nya bagi masyarakat,

“Dana 20 % yang di Anggarkan oleh pemerintah untuk ketahanan pangan tersebut sebagian gagal panen dengan berbagai alasan sehingga menjadi, keluhan masyarakat dan menjadi sorotan publik,
“Contoh nya ketahanan pangan di desa sungai pura dan di desa datar macang, kecamatan air besi kabupaten Bengkulu Utara, beberapa waktu yang lalu, awak media melihat langsung di lokasi kolam tersebut, yang mana desa sungai pura kecamatan air besi, ketahanan pangan di bidang budidaya ikan nila, hasil pantauan awak media, hanya terlihat beberapa ekor ikan nila yang masih kecil terkesan tidak terawat dan tidak di berikan pakan secara rutin, sehingga kolam ikan nila tersebut berpotensi gagal panen,

“Menurut keterangan masyarakat bibit ikan nila tersebut mencapai kurang lebih 21 ribu ekor, tapi yang terlihat hanya beberapa ekor ikan saja di dalam kolam, awak media menduga bibit ikan nila tersebut tidak sesuai dengan RAB,
“Tidak sampai di situ awak media juga melihat kolam ikan lele ketahan pangan, di desa datar macang kecamatan air besi, tidak jauh berbeda, dengan dana 20 % dari angaran dana desa, yang menurut keterangan masyarakat hanya mendapatkan ikan lele kurang lebih 250 kg, dan ini diduga kuat gagal nya perencanaan dan pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara,

“Terpisah beberapa hari yang lalu awak media mendatangi inspektorat kabupaten Bengkulu Utara, menyampaikan pengaduan masyarakat, terkait penyalahgunaan dana desa, inspektorat kabupaten Bengkulu Utara, NOPRI SILABAN, SE Menyampaikan kita akan mempelajari apa yang sudah di sampaikan oleh rekan-rekan media, nantinya kita akan turunkan tim ke lapangan, jika nantinya terbukti adanya temuan yang merugikan keuangan negara, kita akan panggil pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ungkap nya,
“ditambahkan lagi oleh inspektur inspektorat kabupaten Bengkulu Utara, untuk ketahanan pangan, ini memang perlu di awasi sebab ketahanan pangan ini banyak yang tidak jelas progaram nya, dan tidak sedikit yang gagal dalam pelaksanaan program ketahanan pangan, kita tungu laporan dulu terkait ketahanan pangan, nanti kita akan turunkan tim kelapangan, ungakap NOPRI SILABAN, SE Di ruangan kerjanya, 12/12/2023.
“Saat di konfirmasi prihal kegiatan tersebut, kades sungai pura kecamatan air besi menyampaikan, kalau masalah ketahanan pangan itu masih berjalan dengan baik, kalau kita panen sebelum 4 bln, nanti kita kena juga masalah, ujar kades.
Red-vm







