INFOOMBB.COM Bengkulu Utara – Pembangunan Gedung pusat layanan haji dan umroh di kabupaten Bengkulu Utara jadi sorotan publik.
Pasalnya hasil pantauan awak media di lokasi kegiatan proyek tersebut, terlihat tukang yang bekerja tidak mengunakan K3, terkesan tidak ada pengawasan dari kantor wilayah kementerian agama provinsi Bengkulu.
Kontraktor pelaksana CV. BANGUN MEGA UTAMA Konsultan pengawas CV.AGRATAMA BANGUN CIPTA, Sumber dana ABSN dengan anggaran yang cukup fantastis mencapai RP. 2.309.853.000.
Saat di konfirmasi melalui telepon WhatsApp, PPK kanwil kementerian agama provinsi Bengkulu beliau menyampaikan, klau K3 sudah kita perintahkan untuk di pakai, ujarnya.
Tidak sampai disitu awak media juga meminta keterangan kepada kepala tukang di lokasi kegiatan proyek, beliau menyampaikan itu ada K3 cuma tidak di pakai oleh tukangnya, jelas kepala tukang di lokasi 23/7/2024.
Disisi lain hasil pantauan beberapa awak media sangat berbeda apa yang di sampaikan oleh PPK baik pun dari kepala tukang, terlihat hanya 1-3 orang saja yang mengunakan rompi APD dan tidak mengunakan helem + septibot, Awak media juga melihat pemasangan cincin besi diduga tidak sesuai Spesifikasi teknis dan RAB diduga lebih dari 15 cm. (Uj)
Redaksi – info ombb







