Infoombb com
Sungailiat.Bangka.
Lagi-lagi kabar duka menyelimuti masyarakat di Kabupaten Bangka, Provinsi KepulauanĀ Bangka Belitung. Pasalnya, aktifitas tambang pasir timah di daerah Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Bangka dikabarkan telah menelan sejumlah korban jiwa.
Kejadian naas dialami 8 orang pekerja tambang ini terjadi, Senin (2/2/2026) sore di lokasi tambang eks Pondi, Pemali. Meski sebagian korban sempat ditemukan namun dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi.
Pencarian jasad korban pasca kejadian menggunakan alat berat atau excavator. Pantauan tim media ini di lokasi, Selasa (3/2/2026) siang sekitar pukul 10.00 WIB di lokasi kejadian (TKP) tampak anggota kepolisian, personil Brimob dan tim SAR termasuk BPBD Kabupaten Bangka terlihat masih berada di lokasi.
Kejadian ini diduga disebabkan akibat dinding tanah mengalami kelongsoran sehingga sejumlah pekerja tambang tertimbun tanah longsor di lokasi tambang tersebut berbentuk lobang besar dengan kedalaman diperkirakan mencapai belasan meter.
Upaya pencarian 1 orang korban lainnya sampai saat ini terlihat terus dilakukan oleh petugas dengan menggunakan alat berat eksavator. Saat jejaring media ini menjalankan tugas jurnalistik atau hendak mencoba mendokumentasikan lokasi kejadian sempat dihalangi oleh seorang petugas security di lokasi setempat.
Terkait kejadian laka tambang tersebut , pihak manajemen PT Timah melalui Head Corporate Communications PT Timah, Anggi Siahaan kepada wartawan mengatakan aktivitas tambang timah di lokasi tersebut adalah kegiatan ilegal.
Meski begitu pihak PT Timah kata Anggi turut berbelasungkawa atas kejadian naas yang menimpah 8 orang pekerja tambang di lokasi tersebut. Kasus laka tambang ini pun saat ini ditangani oleh pihak Polres Bangka.
Didi /Ryan KBO babel







