BENGKULU UTARA- infoombb.com-mendapatkan laporan dari masyarakat, terkait dugaan Pungli, yang di alami oleh 2 orang honorer, yang bekerja di kantor ranting PU provinsi di desa batu Roto, kecamatan Hulu Palik kabupaten Bengkulu Utara, media OMBB dan media tinta rakyat, mendatangi kantor ranting PU provinsi,
“guna memastikan dugaan pungli yang di lakukan oleh, kepala Pengamat ranting PU provinsi yang berinisial R, identitas kedua honorer tersebut yang tidak mau di sebutkan namanya, menjelaskan dalam video yang berdurasi singkat, bahwasanya tiap mereka menerima uang gaji honor, selalu di minta di potong oleh kepala kantor ranting PU provinsi tersebut, yang berinisial R, mulai dari 1 juta lima ratus, ada yang 5 ratus ribu, sampai 100 ribu, ungkap 2 orang honorer tersebut dalam rekaman video singkat yang mereka buat sendiri, adapun tujuan mereka membuat video tersebut, untuk menyampaikan keluh kesah mereka tidak terima atas pemotongan uang gaji honor, dengan alasan untuk setor ke Atasan untuk Memperlancar pekerjaan, ungkap mereka dalam rekaman video singkat,
“saat di mintai keterangan, kepala penasehat ranting PU provinsi yang berinisial R di kantor, yang beralamat di desa batu roto kecamatan hulu palik kabupaten Bengkulu Utara, beliau membantah ada nya pemotongan uang gaji honor tersebut, itu sukarela pak, saya tidak memaksa, ungkap nya, sangat berbeda dengan apa yang di ungkapkan oleh 2 orang honorer tersebut dalam video,
“saat di tanya berapa orang yang honor di kantor tersebut, beliau menjelaskan, kurang lebih, 26 orang dari provinsi, 16 orang dari kabupaten, 4 orang PNS, mereka juga bekerja tidak jelas pak, SK honor mereka tidak ada, jangankan SK, surat tugas aja tidak ada, di tanya terkait dari mana uang gaji tersebut, itu dari PU provinsi pak, ungkap nya kepada awak media, Senin 13 November 2023;
Red-uj







