INFOOMBB.COM Bengkulu – Mendapatkan laporan dari masyarakat, terkait penjualan aset negara/daerah kabupaten Bengkulu Utara, Lembaga Pemantau Pembangunan dan Pemberantasan Korupsi (LP3K) kirim surat ke aparat penegak hukum (APH) di provinsi Bengkulu.
“AFRIANSYAH Selaku ketua umum LP3K Provinsi Bengkulu, beliau menyampaikan, persoalan ini bukan rahasia umum lagi, bahkan sudah pernah di laporkan ke APH, oleh salah satu lembaga di Bengkulu Utara, akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut, terkesan berjalan di tempat, maka dari itu dalam waktu dekat saya akan melaporkan oknum kades dan oknum penanda, ke aparat penegak hukum (APH) di provinsi Bengkulu, ungkapnya.
“Ditambahkan nya lagi, dari informasi yang saya peroleh, terkait dugaan oknum kades jual besi/baja Jembatan tersebut, sebelumnya sudah diaudit oleh tim Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara, dan sudah di nyatakan bahwasanya oknum kades tersebut sudah menyalahi aturan yang berlaku, menjual aset negara tanpa melalui proses lelang dan tidak melibatkan pihak KPKNL provinsi Bengkulu, ujarnya.
“Dilanjutkan nya lagi, Terkait aset negara apapun itu bentuknya, baik barang yang bergerak maupun yang tidak bergerak, harus melalui tahapan pelelangan dan wajib di ketahui oleh KPKNL provinsi Bengkulu, Jelas Afriansyah, kepada awak media 3/7/2024.
“Di tegaskan nya lagi, saya melaporkan hal tersebut bukan tanpa dasar, sebelumnya saya sudah mengirimkan surat ke KPKNL provinsi Bengkulu beberapa waktu yang lalu, dan saya sudah menerima surat balasan dari KPKNL, bahwasanya aset yang diduga sudah dijual oleh oknum kades tersebut, tidak ada surat pengajuan lelang dari KPKNL provinsi Bengkulu, berarti jelas penjualan aset negara tersebut tidak melalui proses sebagaimana mestinya yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.
“Maka dari itu dalam waktu dekat, saya akan kirim surat ke aparat penegak hukum (APH) di provinsi Bengkulu, agar nantinya dapat menindak tegas siapa saja oknum yang terlibat, terkait dugaan penjualan aset negara tersebut, tegas Afriansyah Ketua umum LP3K, Di ruangan kerjanya. 3/7/2024. (Halilintar)
-simak juga dana desa tanjung Karet-
Klik- https://youtu.be/hXaA7roEsa8?si=nL9RNPPtlBiTzjne







