banner 728x250

*OTT KPK Terungkap: Lima Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Disita dari Bupati Pekalongan Fadia Arafiq*

Infoombb.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan langkah tegas dalam pemberantasan korupsi di tingkat daerah. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Selasa (3/3/2026), penyidik KPK menyita lima unit mobil mewah dan sejumlah barang bukti elektronik dari hasil penyidikan kasus yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Dalam OTT ini, KPK mengamankan barang bukti berupa:

Barang bukti elektronik (BBE) yang berisi rekam percakapan antara Fadia dengan beberapa stafnya, termasuk komunikasi terkait pengelolaan dan penarikan uang tunai dari perusahaan keluarga.

Lima mobil mewah yang disita sebagai bagian dari barang bukti, di antaranya: Wuling Aire, Mitsubishi Xpander, Toyota Camry, Toyota Fortuner, dan Toyota Vellfire.

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, salah satu kendaraan tersebut adalah milik orang kepercayaan Fadia yang juga berprofesi sebagai direktur di perusahaan milik keluarga bupati. Sementara kendaraan lainnya ditemukan di rumah dinas dan tempat tinggal pribadi Fadia.

KPK menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2023–2026. Atas dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi ini, lembaga antirasuah langsung menahan Fadia sejak 4 Maret 2026 untuk 20 hari pertama di Rutan Gedung Merah Putih, Jakarta.

Menurut penyidikan sementara, tuduhan korupsi itu terutama terkait dengan praktik pengadaan jasa outsourcing serta pengelolaan anggaran lainnya di pemerintahan kabupaten.

Barang bukti elektronik yang disita termasuk percakapan yang diduga menunjukkan arahan dari Fadia kepada bawahannya dalam pengambilan uang tunai dari perusahaan milik keluarganya. Uang tunai itu kemudian dilaporkan staf dan diserahkan kepada sang bupati, sesuai dengan dokumentasi komunikasi yang diamankan penyidik.

OTT terhadap Fadia Arafiq ini merupakan salah satu dari beberapa operasi penegakan hukum yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026 dalam rangka memerangi praktik korupsi pejabat publik di berbagai daerah. Penetapan tersangka yang cepat dan penyitaan bukti besar seperti kendaraan mewah menunjukkan ketegasan KPK dalam menindak dugaan korupsi./Red

Tinggalkan Balasan