banner 728x250

Tidak Mengunakan Dana Desa, Warga Sumber Rejo Patungan Mulai Dari 1000 Rupiah Untuk Perbaikan Jalan

Infoombb.com Bengkulu Utara – Usai diterpa isu dugaan pungli pemasangan saluran air bersih yang mengunakan anggaran dana desa (DD) Sumber Rejo. warga diduga diminta uang pemasangan Rp. 600 ribu rupiah, untuk pembelian pipa dan meteran.

Terbaru.! warga Dusun II Desa Sumber Rejo, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, Bergotong royong memperbaiki akses jalan di kampung mereka. Dengan cara patungan mengumpulkan uang dari warga untuk memperbaiki jalan yang berlokasi di RT 4 desa Sumber Rejo.

Warga Desa Sumber Rejo yang namanya tidak mau di publish di Media, menceritakan perjuangan mereka mengumpulkan uang hingga mengerjakan jalan desa yang tak pernah mendapat pembangunan dari dana desa, “jelasnya.“Kalau menunggu pembangunan dari pemerintah desa sepertinya sepuluh tahun lagi ini belum tentu. Makanya kami warga dua dusun di kampung ini punya inisiatif patungan memperbaiki sendiri jalan kami,” kata warga saat di wawancarai media, Senin 22 September 2025.

Lanjut warga, Ide untuk memperbaiki jalan di dusun di samping SMA tersebut, mereka secara patungan tercetus sekitar kurang lebih beberapa bulan yang lalu. Beberapa warga lalu mengumpulkan uang sumbangan secara sukarela dari rumah ke rumah sampai terkumpul biaya yang dibutuhkan.

Hasil sumbangan uang seribu-dua ribu sukarela dari masyarakat ini. Alhamdulillah terkumpul uang secukupnya, uang tersebut kami gunakan untuk membeli material untuk pembangunan jalan dengan mengunakan paving blok untuk akses jalan warga,” ujarnya.

Warga bergotong royong selama Satu hari untuk mengerjakan akses jalan tersebut. Kini tak terasa pengerjaan jalan sudah selesai, dengan volume lebih kurang lebih 50 meteran.

“Dengan uang yang terkumpul kami belikan Paving blok, pasir, kami patungan dan tidak ada bantuan dari Pemdes Sumber Rejo,” ujarnya.

Warga menambahkan, warga bangga bisa mengerjakan sendiri jalan rusak tersebut tanpa menunggu bantuan pemerintah desa. Meskipun, kata dia, sudah berapa kali Ngajukan usulan pembangunan jalan disampaikan melalui musyawarah desa (Musdes) di tingkat desa.

“Alhamdulillah akses jalan sudah selesai kami kerjakan secara gotong royong . Sebab banyak warga butuh akses jalan JUT untuk ke kebun dan akses warga sehari hari. Kalau pembangunan dari pemerintah desa enggak tau kita kapan akses jalan kampung ini dibangun,” Pungkas warga. (D-U)

Tinggalkan Balasan